Tuesday, 30 September 2014

Fingering so important for guitarist

Fingering adalah latihan untuk jari-jari kiri dan kanan yang bermanfaat untuk kelenturan jari, atau sering disebut dengan istilah senam jari. Penjarian menjadi salah satu bagian terpenting guna menghasilkan tone gitar yang optimal. Agar optimal, ada beberapa hal yang harus diperhatikan,yaitu :
·         Biasakan untuk menekan senar menggunakan ujung jemari. Usahakan tidak menekan senar pada atau terlalu dekat dengan besi fret, karena akan menghasilkan bunyi tidak jelas.
·         Ketika menggerakan pick jangan berlebihan atau terlalu jauh dari senar/bridge gitar.
Ketika akan memainkan chord atau lick (penggalan nada) yang cepat dan banyak(running notes), biasakan tangan memegang neck (telapak tangan tidak menyentuh tepi neck gitar) agar pergerakan tangan kita tidak sulit untuk bergerak cepat. Teknik seperti ini biasanya banyak dijumpai pada gitaris yang mempelajari lagu klasik. Namun bukan berarti anda harus memainkan lagu-lagu klasik. Tidak ada salahnya kita mengaplikasikannya pada permainan gitar elektrik. Namun bagi gitaris rock/heavy metal, kita melihat banyak yang bermain justru dengan “membekap” neck gitar(menggengam neck). Itu bisa saja terjadi bila memiliki tangan yang besar. Kemungkinan lain adalah gitaris tersebut jarang memainkan nada-nada cepat dan banyak memainkan bending string (meliukkan senar), sustaining notes with vibration (memanjangkan nada dengan vibrasi ), seperti umumnya gitaris blues. Kesimpulannya adalah gunakan teknik fingering secara proporsional dan sesuai keadaan. Jika kita banyak memainkan nada cepat yang membutuhkan penjarian yang lebar, otomatis ibu jari berada dibelakang neck dan tidak menggenggam neck gitar. Teknik sebaliknya kita gunakan jika jarang memainkan nada-nada cepat, banyak mengutamakan bending, sustaining, dan nada-nada melodis seperti pada jenis musik blues.


Biasakan juga untuk “bermain pada posisinya”. Artinya, posisi ditentukan oleh fret dimana jari telunjuk berada. Jika jari telunjuk berada di fret ke lima, maka fingering kita berada di posisi ke lima,dst. Apabila jari telunjuk telah menekan sebuah nada pada posisi fret (missal ke lima), maka jari-jari lain secara otomatis akan menempati posisinya masing-masing, yaitu jari tengah pada fret ke enam, jari manis pada fret ke tujuh, jari kelingking pada fret ke delapan. Jadi biasakan jari-jari untuk tetap rapi, berada diposisinya masing-masing. Biasakan pula untuk melatih jari kelingking dengan sering menggunakannya. Memang jari kelingking lebih kecil dan lemah serta jarang digunakan oleh banyak gitaris, namun tetap berusaha agar bisa sempurna.

No comments:

Post a Comment